Rumah adat Kalimantan Utara

 

Rumah Adat Kalimantan Utara

Rumah Adat Baloy Kalimantan Utara

Foto: Rumah Adat Baloy Kalimantan Utara (Borneo24.com)

Rumah Baloy adalah rumah adat khas Kalimantan Utara yang memiliki beberapa keunikan Moms. Lantas, apa saja keunikannya?

1. Digunakan untuk Menyimpan Perahu

Rumah Adat Baloy

Foto: Rumah Adat Baloy (Backpackerjakarta.com)

Rumah adat Kalimantan Utara yang disebut dengan Rumah Baloy adalah rumah panggung, yang di kolong rumahnya sering menjadi tempat penyimpanan perahu.

Perahu sering digunakan orang Suku Tidung karena tinggal di daerah pesisir, serta kebanyakan berprofesi sebagai nelayan atau pelaut.

Rumah Baloy terbuat dari kayu ulin yang sangat keras dan memiliki ketahanan luar biasa.

Tidak seperti kayu lainnya yang membusuk dalam air, kayu ulin malah akan semakin kuat sehingga sering disebut dengan kayu besi.

Kayu ulin pada Rumah Baloy dihiasi oleh banyak ornamen bermotif burung, naga, bunga, sulur, gajah, ikan kerapu, dan berbagai tumbuhan.

2. Digunakan untuk Tempat Berkumpul

Rumah Adat Kalimantan Utara

Foto: Rumah Adat Kalimantan Utara (Pinterest.com)

Arsitektur dari rumah adat Kalimantan Utara ini memang begitu unik meskipun sudah ada sentuhan modernnya.

Selain itu juga lebih sederhana jika dibandingkan dengan rumah adat yang lainnya.

Rumah Baloy menghadap ke utara dan dibangun lebih tinggi serta berpijak pada tanah. Didirikannya rumah adat Kalimantan Utara ini bukanlah tidak ada fungsinya.

Rumah ini dibangun memang tidak untuk ditinggali oleh suku Tidung, melainkan dijadikan sebagai tempat berkumpul.

3. Tempat Melaksanakan Acara Adat

Tarian Adat Jepen

Foto: Tarian Adat Jepen (Indonesiakaya.com)

Berbagai kegiatan yang berhubungan dengan adat seringkali dilakukan di rumah adat Kalimantan Utara ini.

Selain itu rumah Baloy juga bisa difungsikan sebagai hunian bagi kepala adat.

Jika ada masalah masalah yang berkaitan adat, maka rumah Baloy juga dijadikan sebagai lokasi untuk melakukan musyawarah bersama.

Bukan hanya, rumah adat ini juga bisa dijadikan destinasi wisata budaya yang tak jarang juga akan menampilkan kesenian khas suku Tidung seperti Tari Jepen.

4. Warisan Budaya dengan Nilai Filosofis

Rumah Adat Baloy

Foto: Rumah Adat Baloy (Celebes.co)

Rumah adat Kalimantan Utara ini tentunya memiliki keunikan serta ciri khas yang juga mengandung banyak nilai filosofis.

Hal inilah yang membuat rumah adat ini sebagai warisan budaya yang harus dijaga serta dilestarikan.

Filosofis yang terkandung juga tidak jauh menggambarkan kehidupan masyarakat dari Suku Tidung.

Adanya ukiran dengan motif yang menggambarkan kehidupan laut pada bagian atap rumah dan bagian risplang juga membuat rumah ini tambah unik.

Selain itu ruangan yang ada di dalam rumah Baloy memiliki fungsi yang sangat berkaitan erat dengan aktivitas kehidupan sosial pada masyarakat.

Di mana menunjukkan jika masyarakat Tidung merupakan masyarakat yang berjiwa sosial dan mengutamakan musyawarah untuk menyelesaikan segala masalah.

Ciri khas rumah adat Kalimantan Utara ini selanjutnya dalah letak bangunan yang menghadap ke bagian utara.

Dengan pintu utamanya yang menghadap ke arah selatan.

5. Pembagian Ruangan Rumah Baloy

Arsitektur Rumah Baloy

Foto: Arsitektur Rumah Baloy (Celebes.co)

Dilansir dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, rumah Baloy memiliki pembagian ruangan yang juga disebut dengan Ambir.

Pada bagian Ambir terdapat 4 ruangan dengan fungsi yang berbeda beda untuk setiap ruangannya.

Comments